FENOMENA Patung-Patung Karya Yusman

Post date:

Author:

Category:

Pematung Yusman adalah seorang seniman Indonesia yang berprofesi sebagai pematung. Dia adalah alumnus Institut Seni Indonesia Yogyakarta tahun 1994. Yusman telah membuat berbagai patung monumen di sejumlah daerah di Indonesia. Pada tahun 1995, ia dipercaya oleh Presiden Soeharto untuk membuat karya monumental yaitu Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat yang diresmikan oleh Presiden Soeharto.

Pematung Yusman kembali menerima penghargaan MURI saat pembukaan pameran tunggalnya di Jogja Gallery-courtesy; Foto: Ja’faruddin. AS- jogjakartanews.com

Yusman seorang pematung yang memegang rekor Relief Monumen Panglima Besar Soedirman Terpanjang dengan ukuran 368 meter di Pacitan, dan Pembuat Patung berkelompok Terbesar (14 meter) di Monumen Pangsar Soedirman di Cilangkap Jakarta tahun 2014.

Yusman menempuh pendidikan dasar (SD) di Sukamenanti, Pasaman Barat, lalu melanjutkan pendidikan menengah ke jurusan seni dekorasi di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Negeri Padang yang kini bernama SMK Negeri 4. Setamat SMSR pada tahun 1985, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Seni Patung Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Teatrikal dalam acara Malam Renungan Penghormatan Kepada Para Pahlawan Republik Indonesia di bawah Patung Jenderal Soedirman Karya Yusman, courtesy; foto: Ja’faruddin. AS – ikal.id

Pada karier sebagai pematung, Yusman telah dipercaya untuk membuat karya-karya monumen dan patung bertaraf nasional sejak era Presiden Soeharto hingga sekarang (2018). Yusman telah membuat karya Monumennya sebanyak 17 kali diresmikan oleh Presiden-Presiden RI. Mulai dari Presiden Soeharto, Presiden Megawati Soekarnoputri, Presdien Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Joko Widodo. Dia telah meraih 3 penghargaran rekor MURI untuk karya seni monumental yang dia buat. Salah satu yang paling fenomenal adalah pada tahun 2014, Yusman dipercaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat enam buah patung Presiden Indonesia dengan bahan perunggu untuk dipajang Istana Kepresidenan Bogor.

Prof. Anhar Gonggong berfoto dengan latar patung Garuda Pancasila empat dimensi karya Yusman. – courtesy; Foto: Ja’faruddin. AS – jogjakartanews.com

Pencapaian seorang seniman yang bertumpu pada komitmen dan integritas yang sungguh-sungguh disertai kecintaan pada tanah air Indonesia. Karya-karya bermuatan sejarah, salah satunya monumen, jika benar dan proporsional cara hadir serta mengajarkannya, dapat menjadi penawar kesesatan baru. Demikian sedikit nukilan dari catatan kuratorial Suwarno Wisetrotomo atas pameran ini.

Yusman menjelaskan maket patung Ir Soekarno yang akan diperbesar di Meksiko-courtesy;(Foto : Devid Permana)-krjogja.com

“Luar biasa Pak Yusman, pembuat patung-patung ini. Sangat persis aslinya, ekspresinya juga sangat berbicara. Jenderal Soedirman digambarkan pucat saat menghadap presiden Soekarno. Ini sungguh mengagetkan saya, suasananya seperti aslinya kala itu,” ungkap Anhar saat berkunjung di Jogja Gallery dalam peresmian pameran tunggalnya, Selasa (19/12/2017) malam didampingi Yusman, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Komisariat DIY, Sugiyanto Harjo Semangun dan Direktur Jogja Gallery, KRMT Indro Kimpling Suseno.

Titiek Soeharto nampak takjub melihat patung orang tuanya saat berkunjung ke pameran patung karya Yusman – courtesy; Foto: ist- jogjakartanews.com

Ternyata bukan sekadar patung istimewa karya Yusman semata yang menjadikan insipirasi. Tetapi justeru karena makna terkandung di balik patung yang menggambarkan suasana batin atas perjuangan para pahlawan bangsa  mengorbankan jiwa raga dalam arti sesungguhnya,ujarnya.

Yusman seniman pembuat patung enam presiden yang pernah memimpin Indonesia-courtesy; Foto DEE/Targetabloid.co.id

Keluarga besar Cendana meresmikan monumen tetenger<\/em> tempat kelahiran Jenderal HM Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo Kecamatan Sedayu, Bantul, Jumat (1\/3\/2013). Peresmian monumen di tanah kelahiran presiden kedua Indonesia itu bertepatan dengan peringatan Serangan Umum 1 Maret 1949-courtesy; Foto: bagus kurniawan/detikcom-news.detik.com

Pada kesempatan pameran tunggal Yusman tersebut, Ketua IKAL DIY, Sugiyanto H Semangun mengungkapkan, IKAL DIY merasa prihatin dengan kondisi adanya degradasi semangat nasionalisme dan kebangsaan di kalangan generasi bangsa saat ini. Nilai-Nilai kepahlawanan seperti yang dicontohkan oleh Pangsar Jenderal Soedirman perlu digelorakan kembali dengan format yang konteks dengan kondisi kekinian,

Saat ini tuntunan sudah ada, tatanan juga ada, namun tontonan yang barangkali saat ini kurang sekali untuk membangkitkan nasionalisme kebangsaan,tuturnya usai menghadiri pameran tunggal tersebut.

Dalam hal ini Yusman berkata; saya sebagai seniman hanya berkarya, biarkan masyarakat yang menilai. Saya sangat senang karya saya mendapat apresiasi dan bisa menginspirasi masyarakat banyak, ujar maestro yang karya-karyanya pernah diresmikan oleh enam presiden RI sejak Presiden Soeharto ini.

Titiek Soeharto nampak takjub melihat patung orang tuanya saat berkunjung ke pameran patung karya Yusman – courtesy; Foto: ist- jogjakartanews.com

Patung raksasa Pangsar Jenderal Sudirman Naik Gunung karya Yusman di Alun-alun Utara Yogyakarta menjadi objek swafoto para wisatawan-courtesy; Foto-A.Sartono – www.tembi.net

Museum TNI Angkatan Darat Dharma Wiratama Yogyakarta menggelar pameran enam patung mantan Presiden Republik Indonesia karya pematung asal Kabupaten Bantul Yusman (net)-courtesy; kicknews.today

Yusman dan karya patungnya, Presiden RI pertama Ir Soekarno. Dia dipercayakan Pemerintah RI untuk membidani lahirnya patung Soekarno di Meksiko-courtesy; foto:Ist-jpnn.com

Soeharto 2, 33 x 48 x 87 cm, broonze, 2017, karya Yusman, courtesy; Foto-A.Sartono – tembi.net

Maket Pangsar Jenderal Sudirman Naik Gunung, 210 x 117 x 147 cm, karya Yusman, courtesy; -Foto-A.Sartono – www.tembi.net

Karya-karyanya yang lebih banyak berupa sejarah perjuangan bangsa rupanya memiliki keterkaitan dengan minat masa lalunya. Sejak duduk di bangku SMP, Yusman sudah terpikat dengan segala hal yang berkaitan dengan sejarah.

“Setiap guru saya cerita tentang pengkhianatan, seperti kisah Imam Bonjol, Cut Nyak Dien, Pangeran Diponegoro, rasanya saya kepingin menangis. Sakit hati saya, dan terpikir bagaimana cara membalasnya,” kata Yusman.

Jika dirunut lebih jauh lagi, Yusman kecil sudah memiliki bakat seni luar biasa. Sejak duduk di kelas III SD, ia sudah gemar menggambar tokoh-tokoh perjuangan di papan tulis di kelasnya.

Namun, saat itu kedua orang tua Yusman tidak mampu menyalurkan bakat yang dimiliki Yusman karena kondisi keuangan keluarga. “Saya anak seorang pegawai perikanan darat. Sejak kecil saya berpikir tak mau jadi PNS karena kehidupan kami saat itu begitu sulit,” katanya.

Peresmian Karya Yusman Monuman Dwikora dan Trikora di MABES TNI Cilangkap oleh Presiden R.I Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2009, courtesy; id.wikipedia.org

Yusman kecil punya berbagai kemampuan. Karena dia juga jagoan di bidang olahraga dengan menjuarai berbagai kejuaraan bulutangkis, tenis, hinga lompat jauh, dia dan keluarga sempat bingung saat akan melanjutkan sekolah. “tapi salah seorang tetangga menyarankan agar saya masuk ke SSRI,” kata Yusman.

Setelah melewati sejumlah pencapaian, Yusman kini punya keinginan lebih besar, yakni membuat patung tertinggi di Indonesia. Karya-karya Yusman memberikan penegasan bahwa di bidang seni dan budaya, bangsa Indonesia masih lebih unggul dibandingkan dengan banyak negara lain.

Author; Fitrajaya Nusananta

D) Sumber bibliografi:

  • https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/muspres/galeri-kebangsaan-museum-kepresidenan-ri-balai-kirti-bogor/
  • http://wap.mi.baca.co.id/18618586?origin=relative&pageId=1b2db279-84b4-48e0-8c40-e06696657978&PageIndex=0
  • http://jogjakartanews.com/baca/2017/12/20/4185/prof-anhar-gonggong-pameran-patung-karya-yusman-mengagetkan
  • https://www.tembi.net/2018/01/08/pameran-patung-gigantik-yusman-di-jogja-gallery/
  • https://www.jpnn.com/foto/internasional/20264/keren-patung-ir-soekarno-ada-di-meksiko
  • https://krjogja.com/web/news/read/58363/Patung_Ir_Soekarno_akan_Berdiri_di_Meksiko?fb_comment_id=2002772863070888_2003675242980650
  • http://jogjakartanews.com/baca/2017/12/21/4194/karya-pematung-yusman-kembali-pecahkan-rekor-muri
  • https://kicknews.today/2016/02/09/museum-tni-yogyakarta-pamerkan-6-patung-mantan-presiden-ri/
  • http://targetabloid.co.id/berita/5555-yusman-seniman-pembuat-patung-6-presiden-ri
  • https://news.detik.com/berita/2183273/monumen-tetenger-kelahiran-soeharto-diresmikan-di-kemusuk-bantul
  • http://jogjakartanews.com/baca/2017/12/27/4207/datang-di-pameran-tunggal-yusman-titiek-soeharto-ini-patung-pak-harto-yang-paling-mirip
  • http://yusmanpematung.treva.id/#portfolio
  • http://ikal.id/post/1545805671/di-bawah-patung-soedirman–ikal-diy–tni–polri-dan-seniman-helat-penghormatan-kepada-pahlawan.aspx
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Yusman
  • http://sutarko.blogspot.com/2010/10/yusman-patung-dan-monumen-nusantara.html

 

STAY CONNECTED

17,146FansSuka
0PengikutMengikuti
1,738PengikutMengikuti
13,900PelangganBerlangganan

DONALD TRUMP – KONTROVERSI BILLBOARD ala DHVANI Design di Times Square

Sebuah papan iklan di Time Square New York City menggambarkan Presiden Donald Trump dihalangi oleh seorang wanita yang mengenakan pakaian atletik pada hari Jumat,...

BURNING MAN – Festival Tergila, Terbesar di Dunia

Pada musim panas tahun  ini jauh lebih panas dari biasanya dan banyak dari peserta secara  otomatis mencair dalam panas yang tidak masuk akal. Namun,...

SUKU BADUY – The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java

Indonesia adalah sebuah negara yang kaya akan seni dan budaya, dihuni berbagai macam suku yang menetap di seluruh pelosok nusantara. Kearifan lokal serta adat...