Indonesia adalah sebuah negara yang kaya akan seni dan budaya, dihuni berbagai macam suku yang menetap di seluruh pelosok nusantara. Kearifan lokal serta adat istiadatnya menjaga kelestarian alam Indonesia hingga mampu terjaga dengan baik dan bersinergi dengan alam. Nama Baduy terselip diantara banyaknya suku yang ada di Indonesia. Kelompok etnis Sunda ini hidup bersama alam di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 1
Suku Baduy, courtesy; https://www.indonesia.travel

Terbagi dalam dua golongan, Suku Baduy disebut dengan Baduy Dalam dan Baduy Luar. Ada perbedaan yang paling mendasar dari kedua suku ini adalah dalam menjalankan pikukuh atau aturan adat saat pelaksanaannya. Jika Baduy Dalam masih memegang teguh adat dan menjalankan aturan adat dengan baik, sebaliknya tidak dengan saudaranya Baduy Luar.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 2
Desa Cicakal – Baduy Luar, Pemandangan perumahan di Desa Cicakal,courtesy; https://www.instazu.com

Suku Baduy Luar sudah terkontaminasi dengan budaya luar selain Baduy. Penggunaan barang elektronik dan sabun diperkenankan ketua adat yang di sebut Jaro untuk menopang aktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, Baduy Luar juga menerima tamu yang berasal dari luar Indonesia, mereka diperbolehkan mengunjungi hingga menginap di salah satu rumah warga Baduy Luar.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 3
Alamnya yang subur dan berlimpah mempermudah suku ini dalam menghasilkan kebutuhan sehari-hari, courtesy; https://www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 4
Tiang-tiang pada rumah adat Suku Baduy tidak memiliki ketinggian yang sama, courtesy; https://www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 5
Kampung Gazebo Baduy , Sebuah Kearifan berbalut ketenangan, kedamaian dan indahnya adat istiadat, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 6
Kampung Gazebo Baduy , Sebuah Kearifan berbalut ketenangan, kedamaian dan indahnya adat istiadat, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 7
Rumah-rumah tempat anggota keluarga Suku Baduy tinggal yang masih tradisional, courtesy; https://www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 8
Aturan adat mengharuskan setiap masyarakat Baduy yang ingin membangun rumah tidak merusak alam sekitar demi membangun suatu bangunan,courtesy; https://www.indonesiakaya.com/

Adapun perbedaan lainnya terlihat dari cara berpakaian yang dikenakan. Pakaian adat atau baju dalam keseharian Baduy Luar tersirat dalam balutan warna putih yang mendominasi, kadang hanya bagian celananya saja bewarna hitam ataupun biru tua.

Warna putih melambangkan kesucian dan budaya yang tidak terpengaruh dari luar. Beda dengan Baduy Luar yang menggunakan baju serba hitam atau biru tua saat melakukan aktivitas.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 9
Angkat jemuran, ada kain panjang yang dijemur adalah kain ciri khas Suku Baduy, dengan latar belakang warna hitam , courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 10
Gadis remaja Suku Baduy, courtesy; https://i2.wp.com

Suku Baduy Dalam memiliki tiga kampung yang bertugas mengakomodir kebutuhan dasar yang di perlukan semua masyarakat Suku Baduy. Tugas ini dipimpin oleh Pu’un selaku ketua adat tertinggi dibantu dengan Jaro sebagai wakilnya. Kampung Cikeusik, Cikertawana, dan Cibeo adalah tiga kampung tempat Suku Baduy tinggal, sedangkan kelompok masyarakat Baduy Luar tinggal di 50 kampung lainnya yang berada di bukit-bukit Gunung Kendeng.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 11
Dua remaja Suku Baduy, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 12
Suku Baduy,courtesy; https://id.wikipedia.org

Asal nama Baduy merupakan pemberian dari peneliti Belanda yang melihat kemiripan masyarakat di sini dengan masyarakat Badawi atau Bedoin di Arab. Kemiripan ini karena dahulu, masyarakat di sini sering berpindah-pindah mencari tempat yang sempurna untuk mereka tinggali. Namun ada versi lain yang menyebutkan, nama Baduy adalah nama Sungai Cibaduy yang terletak di bagian utara Desa Kanekes.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 13
Baduy, Lebak, Banten 2019, courtesy; https://www.instazu.com

Sebagai mata pencaharian mayarakat Suku Baduy umumnya berladang dan bertani. Alamnya yang subur dan berlimpah mempermudah suku ini dalam menghasilkan kebutuhan sehari-hari. Hasil berupa kopi, padi, dan umbi-umbian menjadi komoditas yang paling sering ditanam oleh masyarakat Baduy.

Dalam praktek berladang dan bertani, Suku Baduy tidak menggunakan kerbau atau sapi dalam mengolah lahan mereka. Hewan berkaki empat selain anjing sangat dilarang masuk ke Desa Kanekes demi menjaga kelestarian alam.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 14
“Abah Nasinah” 100 tahun lebih umur beliau, semua indra masih berfungsi dengan normal, ingatan yg masih tajam ketika bercerita masa2 perang dan masa2 baduy dahulunya, courtesy; https://www.instazu.com

Proses kelestarian alam juga sangat berlaku saat membangun rumah adat mereka yang terbuat dari kayu dan bambu. Terlihat dari kontur tanah yang masih miring dan tidak digali demi menjaga alam yang sudah memberi mereka kehidupan.

Konstruksi rumah-rumah di sini dibangun dengan batu kali sebagai dasar pondasi, karena itulah tiang-tiang penyangga rumah terlihat tidak sama tinggi dengan tiang lainnya.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 15
Rumah adat Sulah Nyanda dibagi dalam 3 ruangan yaitu bagian sosoro (depan), tepas (tengah) dan ipah (belakang), courtesy; https://www.indonesiakaya.com

Terbagi dalam 3 ruangan dalam rumah adat Baduy dengan fungsinya yang masing-masing berbeda. Bagian depan difungsikan sebagai penerima tamu dan tempat menenun untuk kaum perempuan. Bagian tengah berfungsi untuk ruang keluarga dan tidur, dan ruangan ketiga yang terletak di bagian belakang digunakan untuk memasak dan tempat untuk menyimpan hasil ladang dan padi. Semua ruangan dilapisi dengan lantai yang terbuat dari anyaman bambu. Sedangkan pada bagian atap rumah, serat ijuk atau daun pohon kelapa. Rumah suku Baduy dibangun saling berhadap-hadapan dan selalu menghadap utara atau selatan. Faktor sinar matahari yang menyinari dan masuk ke dalam ruangan menjadi pemilihan mengapa rumah di sini dibangun hanya pada dua arah saja.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 16
Sebutan Baduy merupakan pemberian dari peneliti Belanda yang melihat kemiripan masyarakat di sini dengan masyarakat Badawi atau Bedoin di Arab, courtesy; https://www.indonesiakaya.com

Pada dasarnya suku di kebanyakan di nusantara, tradisi kesenian di Suku Baduy juga mengenal budaya menenun yang telah diturunkan sejak nenek moyang mereka. Menenun hanya dilakukan oleh kaum perempuan yang sudah diajarkan sejak usia dini. Ada mitos yang berlaku bila pihak laki-laki tersentuh alat menenun yang terbuat dari kayu ini maka laki-laki tersebut akan berubah perilakunya menyerupai tingkah laku perempuan.

Kain tenun yang digunakan dalam pakaian adat Suku Baduy adalah tradisi yang sudah turun temurun dari nenek moyang mereka. Kain ini bertekstur lembut untuk pakaian namun ada juga yang bertekstur kasar. Kain yang agak kasar biasanya digunakan masyarakat Baduy untuk ikat kepala dan ikat pinggang.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 17
Proses menenun hingga menjadi kain tenun dilakukan oleh kaum perempuan Suku Baduy,courtesy; https://www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 18
Kain tradisional Suku Baduy selalu digunakan dalam pembuatan baju adat, courtesy; https://www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 19
Kain tenun ini biasanya dijadikan oleh-oleh sebagai tanda pernah berkunjung ke Baduy, courtesy; https://www.indonesiakaya.com

Hasil tenun digunakan dalam keseharian dan juga diperjualbelikan untuk wisatawan yang datang berkunjung ke Desa Kanekes. Tidak hanya kain, ada juga kain dari kulit kayu pohon terep yang menjadi ciri khas dari Suku Baduy dalam urusan benda seni. Tas yang bernama koja atau jarog ini digunakan Suku Baduy untuk menyimpan segala macam kebutuhan yang diperlukan pada saat beraktivitas atau perjalanan.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 20
Tas Koja Rajutan kulit kayu, courtesy; https://www.tokopedia.com

Kerajinan lain adalah berupa anyaman yang merupakan rangkaian serat yang membentuk benda. Bahan anyaman itu sendiri biasanya berasal dari serat tumbuhan, atau pun plastik. Contohnya seperti tas yang bisa dibentuk melalui proses anyaman. Bahkan hal ini telah dijadikan nenek moyang manusia selama ratusan tahun yang lalu. Tidak terkecuali dengan suku-suku tradisional yang mendiami bumi nusantara.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 21
Tas koja Baduy luar terbuat dari kulit kayu yang ada di dalam hutan pedalaman suku Baduy yang bernama pohon terep menurut orang baduy kulit kayu ini juga ada manfaat nya loh bisa menyembukan gatal-gatal karrna alergi air,courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 22
Tas Koja Suku Baduy, courtesy; www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 23
Tas Koja Suku Baduy, courtesy; https://www.bukalapak.com

Hasil kerajinan tersebut adalah tas anyaman yang di buat masyarakat tradisional adalah dari Suku Baduy di Pegunungan Kendeng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Suku Baduy memiliki tas yang terbuat dari bahan alami koja atau jarog, tas ini menjadi bagian suku baduy dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Terbuat dari kulit kayu Pohon Teureup atau terap yang memiliki ketahanan terhadap rayap. Tas koja diproduksi dengan cara yang tradisional. Proses ini dimulai dengan mencari jenis pohon tersebut di pedalaman hutan. Setelah kulit pohon ditemukan, proses selanjutnya adalah mengambil kulit pohon yang akan dijadikan sebagai bahan dasar tas koja. Kulit pohon ini akan dijemur sampai kering lalu akan dijadikan serabut guna memudahkan dalam pembuatan benang.

Menggunakan benang yang telah terajut kemudian di anyam hingga menjadi bentuk tas yang diinginkan. Umumnya lama proses pembuatan tas ini bisa membutuhkan waktu beberapa hari hingga seminggu. Tergantung dengan kesediaan bahan baku dan kerumitan motif yang dibentuk dalam tas koja.

Sehari-hari Suku Baduy biasa membawa tas ini dengan cara dijinjing pada bagian pundak atau disilangkan. Keunikan tas ini selain warnanya yang coklat kehitaman menyerupai kulit kayu, tas koja ini akan membusuk secara alami ketika sudah tidak terpakai oleh pemiliknya.

Buat Sobat ArtWorld yang ingin mendapatkan sensasi berlibur yang berbeda, bisa mencoba untuk berkunjung ke Kampung Baduy atau Kampung Kanekes yang ada di Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 24
Gadis cilik Suku Baduy, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 25
Baduy adalah tempat dimana kita mendapatkan ketenangan jiwa dan raga.Berhenti sejenak jika kita lelah, melepas lelah dengan memandang keadaan sekitar,, perhatikan alam,, kumpulkan semangat,, lanjutkan langkah dan raihlah impian, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 26
Suatu siang hari di Baduy, courtesy; https://thepicbear.com

Wilayah Suku Baduy telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah daerah Lebak pada tahun 1990, karena kawasan yang melintas dari Desa Ciboleger hingga Rangkasbitung ini telah menjadi tempat bermukimnya Suku Baduy yang menjadi suku asli Provinsi Banten.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 27
Perjalanan Baduy ini telah banyak mengajari saya. Penduduk setempat di Baduy mengilhami saya bahwa uang bukanlah prioritas. Tidak ada kesenjangan sosial dan juga media sosial yang mengajarkan saya bagaimana menikmati hidup dengan cara yang paling murni. . Saya bertahan tanpa internet, ponsel, dan listrik selama 72 jam. Makan dan minum apa pun yang dapat ditemukan di alam. . Saya juga telah menantang diri saya untuk menyelesaikan trekking yang sulit dengan ransel dan tas tidur di bahu saya. . Saya hanyalah berterima kasih atas seluruh pengalaman yang akan membuat saya menjadi orang yang lebih baik, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 28
Kampung Gajeboh – Baduy Luar, Wanita Baduy, courtesy; https://www.instazu.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 29

Menyatu dengan alam di Kampung Baduy, courtesy; https://pesona.travel
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 30
Anak-anak Suku Baduy, courtesy; http://mawuku.blogspot.com

Lokasi Suku Baduy terdapat 65 kampung yang terbagi menjadi Baduy Dalam dan Baduy Luar. Jumlah penduduk yang ada di sana berkisar antara 11.700 penduduk, yang mayoritas bekerja di ladang, sawah, atau membuat kerajinan tangan di rumah seperti tas, anyaman, dan tenun. Di Kampung Baduy, kita bisa melihat dan mempelajari aneka kearifan lokal yang masih terjaga. Tak cuma itu, kita juga bisa menikmati alam yang masih begitu asri, karena tak tersentuh teknologi dan pembangunan.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 31
Pakaian Adat Baduy, courtesy; https://budayajawa.id

Corak rumah di Kampung Baduy masih sangat sederhana. Hanya terbuat dari batu kali, kayu, dan bambu. Sementara itu, tanahnya masih miring dan tak rata, karena tak mau merusak alam yang telah memberi mereka kehidupan.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 32
Ridwan Kamil saat mengunjungi perkampungan Suku Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, courtesy;
https://jatim.tribunnews.com

Terdiri dari tiga ruangan, bagian depan untuk menerima tamu dan tempat menenun bagi kaum wanita. Bagian tengah sebagai ruang tidur dan ruang keluarga. Sementara ruang terakhir digunakan untuk memasak dan tempat menyimpan hasil ladang.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 33
Suku Baduy yang akrab dengan alam, courtesy; https://pesona.travel
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 34
Pagi kampung Gajeboh , courtesy; https://www.instazu.com/tag/explorebaduyluar

Punya Tata Tertib

Namun, kalau Sobat ArtWorld ingin berkunjung ke Kampung Baduy, maka harus menaati aturan yang ada. Misalnya, kita diwajibkan melapor saat berkunjung, menjaga kebersihan, ketertiban, dan kesopanan selama ada di kampung tersebut. Selain itu, kawasan Baduy Dalam hanya bisa dimasuki sebelum jam 5 sore. Wisatawan juga diminta untuk tak membawa radio atau tape, gitar, senjata api, dan pengeras suara.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 35

Suku Baduy percaya, mereka keturunan dari Batara Cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi, courtesy; https://www.indonesiakaya.com

Adapun aturan unik lain, pengunjung dilarang membawa nasi kotak yang mengandung unsur plastik dan kertas, serta harus membuang puntung rokok yang masih menyala. Kemudian kita juga tak diperkenankan membawa dan menggunakan sabun, shampoo, dan pasta gigi saat mandi di sungai Baduy Dalam.

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 36
Satu jembatan terbuat dengan bambu di Baduy, courtesy; https://www.indonesiakaya.com
SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 37
Kampung Suku Baduy terletak di Banten adalah sebuah provinsi di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat, namun dipisahkan sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Pusat pemerintahannya berada di Kota Serang, courtesy; http://kadek-elda.blogspot.com

Kemudian, selama Bulan Februari hingga April, kampung Baduy Dalam tertutup dan tak menerima kunjungan. Alasannya karena saat itu tengah berlangsung tradisi Kawalu. Tradisi yang dilakukan warga dengan berpuasa serta berdoa meminta keselamatan bangsa dan negara yang aman, damai, dan sejahtera. Hal ini sudah ada sejak nenek moyang dan terus dilestarikan oleh suku Baduy.

Author; Rastanti ValleyRose

SUKU BADUY - The Way of Life Ethnic People in Banten, West Java 38

Referensi;

  • https://pesona.travel/keajaiban/166/menyatu-dengan-alam-di-kampung-baduy
  • https://www.tokopedia.com
  • https://www.bukalapak.com
  • https://id.wikipedia.org
  • http://mawuku.blogspot.com
  • https://jatim.tribunnews.com
  • https://budayajawa.id
  • https://budayajawa.id/pakaian-adat-baduy/
  • https://jatim.tribunnews.com/2018/08/27/ridwan-kamil-sambangi-perkampungan-suku-baduy-kenakan-baju-adat-hingga-tak-pakai-sepatu
  • https://www.inanews.co.id/
  • https://www.inanews.co.id/2018/10/apa-perbedaan-baduy-dalam-dan-baduy-luar/
  • https://i2.wp.com
  • www.indonesiakaya.com
  • https://www.instazu.com
  • https://thepicbear.com
  • https://dispar.bantenprov.go.id/Destinasi/topic/109
  • https://www.rappler.com/indonesia/gaya-hidup/160951-menikmati-warisan-suku-baduy-saat-akhir-pekan
  • https://www.brilio.net/creator/10-fakta-mengenai-suku-baduy-dalam-yang-akan-membuatmu-kagum-562932.html
  • https://www.wego.co.id/berita/bersatu-dengan-alam-di-kanekes/
  • http://kadek-elda.blogspot.com/2014/07/sejarah-provinsi-banten.html